kesadaran berkelanjutan
dulu saya mendengar..tentang perlunya budaya membaca.. maka saya suka membaca.. apa saja saya baca.. bahkan sobekan koran pembungkus nasi pun saya baca.. dan saya merasa mendapat banyak manfaat dan informasi dari bacaan bacaan itu.
saya mendapatkan kesadaran untuk membaca.
lalu saya mendengar.. bahwa menulis juga memiliki banyak manfaat,memudahkan untuk mengingat, berbagi informasi,menuangkan pendapat, bahkan untuk skala yang lebih luas,memberikan bukti dan informasi kesejarahan kepada generasi mendatang.
saya mendapatkan kesadaran untuk menulis
kemudian saya mulai mengalokasikan uang untuk membeli buku,koran, majalah, atau membayar koneksi internet untuk mendapatkan bahan bacaan, yang membuat wawasan saya bertambah, kemampuan saya bertambah , dan asset saya bertambah.
saya mendapatkan kesadaran untuk berinvestasi, atau berpikir bahwa untuk mendapatkan pengetahuan, saya perlu mengeluarkan uang untuk membayarnya, saya masih berpikir untuk keperluan saya semata.
dan saat ini.saya mulai berpikir. bahwa para penulis, para penerbit, juga membutuhkan uang untuk kelangsungan kehidupan mereka,saya bisa mendapatkan tulisan melalui media gratis, misalnya meminjam, atau membaca e book yang bisa saya download dari banyak situs.tapi saya mulai mengusahakan untuk membeli buku itu, biarpun itu tidak untuk saya baca sendiri.
saya mendapatkan kesadaran.. bahwa kita sebagai pembaca.. perlu memikirkan nasib para penulis dan penerbitnya,belilah buku, untuk kemaslahatan bersama, belilah buku untuk pandai. dan juga agar penulis dan penerbitnya tetap bisa bekerja. sehingga terjadi keberlanjutan karya, dan semakin banyak orang yang makmur dan tercerahkan.
salam