Semata Peran.. bukan kepemilikan
seorang teman pernah bercerita.. bagaimana dia mengajarkan pada anaknya.. tentang hubungan anak dan orang tua.. juga tentang pasangan pada pasangannya.. atau saudara dengan saudaranya..
ayah dan anak.. suami dan istri.. saudara dan saudara.. semua adalah peran.. bukan kepemilikan..hayatilah peran itu sebaik baiknya.. dan tunaikan.. jalani secara maksimal..anak .. pasangan.. saudara.. harta benda dan kedudukan..bukanlah milik kita.. mereka adalah titipan dari Dzat Yang Maha Mulia.. Yang Maha Hidup.. untuk di kelola..
akan terasa sangat berat jika itu semua di anggap sebagai milik yang tak boleh hilang.. tak boleh berpulang..yang ada hanyalah ketakutan.. dan kekhawatiran.. sehingga cinta sejati dari sang MahaCinta menjadi tertutup oleh kegelapan ..sudah selayaknya untuk mengembalikan kesadaran.. bahwa itu semua bukanlah Tuhan.. tapi semata titipan Tuhan untuk di jaga dan di pelihara….kita adalah jalan CintaNya.. kehadiran kita adalah untuk meneruskan kasihNya kepada dunia.
Genggamlah Dunia di tanganmu.. namun jangan masukkan ke dalam hatimu.. itulah kata kata Para Guru Sufi Mulia..semoga kita bisa mencapai kondisi mulia seperti mereka.
salam