bodrex
menurut seorang temen yang jadi pemred di sebuah media massa.. istilah wartawan bodrex adalah ledekan.Bodrex itu kan obat puyeng/pusing/ngelu. Nah, wartawan yang mumet krn enggak punya duit, ‘obatnya’ uang dari memeras/jumpa pers/etc, begitu katanya.
itu konotasi negatif dari istilah bodrex. tentu berbeda dengan maksud sebenarnya dari ketika merk itu di buat, dokter bode tentu tidak pernah merancangnya seperti itu.
bagi banyak pejabat, bodrex (nya wartawan ) itu tentu menyebalkan, namun ternyata, bodrex juga bisa mengantarkan seseorang menjadi pejabat.Dede Yusuf adalah seorang artis bodrex, karena beliau adalah bintang iklan dari merk tersebut,di akui atau tidak, sebagian masyarakat mengenalnya karena iklan tersebut.dan dengan iklan yang menonjolkan kecerdasannya itu pulalah, dia mendapatkan banyak suara yang mengantarnya mengemban posisi sebagai wakll gubernur jawa barat.
banyak artis yang jadi pejabat, jadi kepala daerah di banyak daerah.sebenarnya ini bukan hal baru, ronald reagan di amerika.joseph estrada di filipina, atau yang lebih fenomenal, bintang terminator yang jadi gubernur california. di indonesia pun itu telah berjalan sebelumnya, rano karno di tangerang, atau figur lain yang muncul, beralih profesi, dari penghibur masyarakat menjadi pengabdi masyarakat.
mereka menjadi vote getter yang ampuh, karena telah di kenal oleh masyarakat melalui peran atau karyanya.seandainya bukan dede yusuf pasangan ahmad heryawan di pilkada jabar. belum tentu PKS yang jadi juara, jika bukan rano karno yang jadi pasangan ismed, bisa jadi si cantik airin yang akan jadi pemenangnya.
dan bukan tidak mungkin, banyak artis berikut yang mencalonkan diri untuk berpartisipasi dalam pilkada lain, bukan sebagai penghibur tentunya,tapi berkampanye untuk diri dan pasangannya.
menjadi pertanyaan. mampukah mereka mengemban amanah dari para konstituennya,ini adalah pertanyaan yang menarik. mengingat minornya citra artis di indonesia.
tentu ada artis yang cerdas dan memiliki nurani yang bersih.namun nampaknya. lebih banyak yang mendapatkan pemberitaan yang kurang bagus, dan waktunya buat para artis yang terpilih jadi abdi masyarakat itu membuktikan, bahwa mereka memang punya kemampuan untuk berkarya lebih, membangun masyarakatnya. dan berbeda dari artis kebanyakan yang hanya menjual tampang dan cengengesan semata.