Archive for April, 2008


Cahaya Cinta

Hanya yang punya cinta.. yang bisa memberikan cinta

dan hanya yang memiliki cahaya.. yang bisa memberikan cahaya

meleburlah dengan sang Maha Cahaya…
dan petiklah cintaNya
tebarlah cahaya cinta… dan teranglah semesta

Mata cinta
Mata yang bercahaya
Mata cinta
Mata yang terpelihara

salam

bodrex

menurut seorang temen yang jadi pemred di sebuah media massa.. istilah wartawan bodrex adalah ledekan.Bodrex itu kan obat puyeng/pusing/ngelu. Nah, wartawan yang mumet krn enggak punya duit, ‘obatnya’ uang dari memeras/jumpa pers/etc, begitu katanya.
itu konotasi negatif dari istilah bodrex. tentu berbeda dengan maksud sebenarnya dari ketika merk itu di buat, dokter bode tentu tidak pernah merancangnya seperti itu.
bagi banyak pejabat, bodrex (nya wartawan ) itu tentu menyebalkan, namun ternyata, bodrex juga bisa mengantarkan seseorang menjadi pejabat.Dede Yusuf adalah seorang artis bodrex, karena beliau adalah bintang iklan dari merk tersebut,di akui atau tidak, sebagian masyarakat mengenalnya karena iklan tersebut.dan dengan iklan yang menonjolkan kecerdasannya itu pulalah, dia mendapatkan banyak suara yang mengantarnya mengemban posisi sebagai wakll gubernur jawa barat.
banyak artis yang jadi pejabat, jadi kepala daerah di banyak daerah.sebenarnya ini bukan hal baru, ronald reagan di amerika.joseph estrada di filipina, atau yang lebih fenomenal, bintang terminator yang jadi gubernur california. di indonesia pun itu telah berjalan sebelumnya, rano karno di tangerang, atau figur lain yang muncul, beralih profesi, dari penghibur masyarakat menjadi pengabdi masyarakat.
mereka menjadi vote getter yang ampuh, karena telah di kenal oleh masyarakat melalui peran atau karyanya.seandainya bukan dede yusuf pasangan ahmad heryawan di pilkada jabar. belum tentu PKS yang jadi juara, jika bukan rano karno yang jadi pasangan ismed, bisa jadi si cantik airin yang akan jadi pemenangnya.
dan bukan tidak mungkin, banyak artis berikut yang mencalonkan diri untuk berpartisipasi dalam pilkada lain, bukan sebagai penghibur tentunya,tapi berkampanye untuk diri dan pasangannya.
menjadi pertanyaan. mampukah mereka mengemban amanah dari para konstituennya,ini adalah pertanyaan yang menarik. mengingat minornya citra artis di indonesia.
tentu ada artis yang cerdas dan memiliki nurani yang bersih.namun nampaknya. lebih banyak yang mendapatkan pemberitaan yang kurang bagus, dan waktunya buat para artis yang terpilih jadi abdi masyarakat itu membuktikan, bahwa mereka memang punya kemampuan untuk berkarya lebih, membangun masyarakatnya. dan berbeda dari artis kebanyakan yang hanya menjual tampang dan cengengesan semata.

melati suci

ini lagu nasionalis sekali :)

Putih
Putih melati
Mekar di taman sari
Semerbak wangi penjuru bumi

Seri
Seri melati
Bersemi anggun asri
Kucipta dalam gubahan hati

Tajuk bak permata
Siratan bintang kejora
‘Kan kupersembahkan
Bagimu pahlawan bangsa
Putiknya persona
Rama-rama ‘neka warna
‘Kan kupersembahkan
Bagi pandu Indonesia

Suci
Suci melati
Suntingan ‘bu Pertiwi
Lambang nan luhur budi pekerti

Tajuk bak permata
Siratan bintang kejora
‘Kan kupersembahkan
Bagimu pahlawan bangsa
Putiknya persona
Rama-rama ‘neka warna
‘Kan kupersembahkan
Bagi pandu Indonesia

Suci
Suci melati
Suntingan ‘bu Pertiwi
Lambang nan luhur budi pekerti

                                                                    Melati Suci

Guruh Sukarno Putra
Kepada Ibu Fatmawati

dalam album
UNTUKMU INDONESIA!
pagelaran karya-cipta Guruh Sukarno Putra
1974

NB : Lagu2 dulu kok terasa lebih enak di dengar dan di nikmati yah.. terasa lebih ada ruh dan kontemplasi di sana.. lagu sekarang.. mestinya ada juga.. tapi lebih banyak yang tidak jiwanya :)

menangis

ketika lahir.. bayi di paksa menangis.. agar dadanya mengembang.. paru paru..jantung dan organ organ lain berfungsi sempurna.. dan terjaga hidupnya…
ketika manusia semakin tua.. beban beban dan aneka masalah menerpa..
manusia lupa untuk menangis.. terbiasa tergelak gelak..tertawa.. berjoged dan bergembira.
manusia lupa cara menangis.. karena terbiasa dengan kegembiraan semu..
menangisnya manusia dewasa.. menangis karena cinta ilahi.. yang akan mengembangkan jiwa nya.. mengembangkan cintanya….dan sempurna kehidupannya

merah kuning hitam putih
angin air api tanah
melambangkan asal wujud
wujud fisik yang harus di kuasai
semuanya harus tunduk
kepada diriku

Agar hati cemerlang
melihat rasanya Tuhan
jadikan aku manusia
manusia utuh sempurna

mekarnya hati tandakan
aku tlah jadi manusia
maka aku kenal Tuhan
dengan Kebersihan hati
Ku masuki keadaan keabadian kesempurnaan
kehidupan kekal nan abadi
Kehidupan kekal nan abadi

audisi menjadi idola ? menyedihkan

audisi.. menjadi idola..aha..sebenernya itu udah lama jadi hal yang mengusik sahaya..menyebalkan lebih tepatnya.. namun baru sekarang sempat menuliskannya.

saat ini berlomba lomba orang mengikuti berbagai audisi yang di gelar berbagai media.menjadi top.. menjadi idola.. menjadi perhatian media.. menjadi warga negara kelas satu.. mendapatkan popularitas seketika.. seolah telah menjadi cita cita bagi segenap lapisan masyarakat..

tak peduli berbakat atau tidak.. tak peduli pantas atau tidak.. orang mengabaikan itu semua..tak peduli bahwa lebih banyak bidang yang bisa di tempuh untuk berkarya lebih baik.. semua itu di abaiakan jauh jauh.. popularitas adalah segalanya..

hal ini semakin menambah sakitnya bangsa ini..betapa para manusianya sibuk mengejar dunia..berlenggak lenggok.. bertepuk tepuk.. tanpa alasan yang jelas… hanya untuk popularitas..tak sadar bahwa mereka hanya menjadi bagian dari permainan keuntungan media.. dan lupa membangun satu hal yang sangat esensial dalam kehidupannya.. yakni JIWAnya..

menurut sahaya.. upaya menjadi idola dengan cara cara instan seperti ini tidak akan pernah berhasil… jika pun ada.. popularitasnya hanyalah sementara..seiring waktu berjalan.. akan lepas tanpa bekas..para bintang adalah orang orang yang mampu membangun identitasnya..bernyanyi.. atau berakting dengan cara khasnya.. dan kerja kerasnya.. bukan menjadi orang lain di panggung .. yang menurut dan mengikut penilaian dari orang orang lain..

memangnya siapa yang berani menilai dan mengarahkan gaya bernyanyinya seorang kurt cobain.. fadli padi.. drive.. atau yang mungkin belakangan menuai banyak kontroversi.. kangen band..mereka tidak berlenggak lenggok di atas panggung audisi.. tidak perlu di nilai para juri..tidak perlu masukan dari para ahli..tidak pula ada yang berani mengusik seorang Master Ahmad Dhani karena nada suaranya yang tidak tinggi.. tidak ada ..mereka menjadi dirinya sendiri.. tidak perlu di atur dan di bandingkan dengan siapa siapa..dan tidak perlu di nilai oleh siapapun.. tapi kerja keras dan kualitas.. serta kemauan mereka untuk mencitrakan dirinya sendiri lah yang telah membuat mereka di kenal.. dan ada monumen yang mereka bangun.. yakni karya dan album album mereka sendiri..

para idol dadakan itu juga membuat album.. tapi kenapa tidak laku.. karena album itu di paksakan..album di buat sebagai bagian dari paket.. dan memang tidak cukup ada karakter yang berbeda.. yang membuat orang berminat untuk membelinya.

jadi.. jika pun memang ingin menjadi idola.. bangunlah dengan kerja keras dari bawah..kalau perlu.. buatlah indy label.. dan pasarkan..jadilah diri sendiri..dan jangan lupa.. membangun jiwa.. sehingga aura dan pesona diri menjadi kuat.. seperti kata para suci.. bahwa sepanjang apapun tangga yang kita sambungkan.. tidak akan mungkin pernah menggapai bulan.. namun dengan pertolongan Allah.. maka tangga kemuliaaan akan di turunkan.. sehingga tangga itu pun tersambungkan..

Al Amin

Al Amin.. begitu gelar yang di peroleh Rasul Musthafa ketika muda..yang dapat di percaya..karena keteguhan hati dan kejujurannya..

manusia di percaya karena kejujurannya.. karena kesamaan lisan dengan hati dan perbuatannya.. PYM Guru Haris Suhyar pun berkali kali menegaskan mengenai tiadanya beda antara bohong besar dan bohong kecil.. semua sama saja.. bohong adalah bohong.. sebisa mungkin jangan pernah di lakukan.. itu mengotori hati.. dan tidak jujur pada diri sendiri..

jangan berbohong.. dan jujurlah.. maka sebagian sifat Rasul Musthafa dan para Guru mulia sudah melekat pada diri kita..

Semata Peran.. bukan kepemilikan

seorang teman pernah bercerita.. bagaimana dia mengajarkan pada anaknya.. tentang hubungan anak dan orang tua.. juga tentang pasangan pada pasangannya.. atau saudara dengan saudaranya..

ayah dan anak.. suami dan istri.. saudara dan saudara.. semua adalah peran.. bukan kepemilikan..hayatilah peran itu sebaik baiknya.. dan tunaikan.. jalani secara maksimal..anak .. pasangan.. saudara.. harta benda dan kedudukan..bukanlah milik kita.. mereka adalah titipan dari Dzat Yang Maha Mulia.. Yang Maha Hidup.. untuk di kelola..

akan terasa sangat berat jika itu semua di anggap sebagai milik yang tak boleh hilang.. tak boleh berpulang..yang ada hanyalah ketakutan.. dan kekhawatiran.. sehingga cinta sejati dari sang MahaCinta menjadi tertutup oleh kegelapan ..sudah selayaknya untuk mengembalikan kesadaran.. bahwa itu semua bukanlah Tuhan.. tapi semata titipan Tuhan untuk di jaga dan di pelihara….kita adalah jalan CintaNya.. kehadiran kita adalah untuk meneruskan kasihNya kepada dunia.

Genggamlah Dunia di tanganmu.. namun jangan masukkan ke dalam hatimu.. itulah  kata kata Para Guru Sufi Mulia..semoga kita bisa mencapai kondisi mulia seperti mereka.

salam