Priyagung Binathara
Setiap bangsa.. setiap kaum memiliki sebutan sendiri sendiri untuk orang orang yang mereka muliakan.. para manusia yang dianggap telah memenuhi maqam.. kondisi yang layak untuk di sucikan..insan kamil.. awatara.. itu sebutan sebutannya.. di jawa di kenal istilah priyagung binathara..yang biasanya di sematkan pada para Raja.. dengan harapan.. pengemban amanah ini bisa menjadi Pria Agung yang (terkontaminasi ) Bathara..
Pria Agung ..pada kondisi sekarang ,tidak mengacu pada jenis kelamin.. bukan gender..namun lebih pada kondisi sebagai pemimpin.. sebagai imam yang mampu membawa para peleburnya menuju kondisi yang jauh lebih terang..penyertaan Bathara ( Tuhan ) .. adalah pertanda bahwa yang di embannya bukan sekedar tugas duniawi.. pemenuhan nafsu untuk berkuasa.. namun lebih merupakan titah Illahiah.. dengan petunjuk Sang Maharaja selalu menyertai..
Sayidin Panatagama adalah gelar lanjutannya..menjadi manusia terjaga..yang mampu menata aturan.. agama adalah rel untuk mencapai kondisi suci.. rel harus di tata.. agar para manusia yang melaluinya sampai dengan tepat dan selamat..
Para Suci.. Para Rasul.. Para Nabi..Para Guru Mulia.. adalah contoh contoh dari mereka yang telah menjadi insan kamil.. menjadi awatara.. dalam kehidupan mereka..Cinta kasih dan petunjuk sang Bathara selalu menyertai.. mereka telah meleburkan diri denganNya.. dan menjadi pantulan cahayaNya.. menebarkan rahmat ke seluruh Alam semesta..
Mereka tidak sendirian dalam menebarkan cahaya itu.. dibutuhkan pantulan pantulan baru.. untuk semakin luasnya bidang cahaya itu terpancar..dan semakin banyak yang tercerahkan.. serta terbahagiakan..
Semua manusia.. tak peduli asal bangsanya.. status sosialnya.. bisa menjadi bagian dari pemantulan dan penyebaran cahaya itu.. asal dia mau.. dan dia bisa
salam