persimpangan
malam depok..
barusan baca tulisan di watung.org.. tentang bawa muhayadden..jadi rindu pada PYM Guru..terbengong bengong.hampir lupa dengan niatan menulis
ok.. mulai menata tulisan..ini adalah tuangan pemikiran selama beberapa waktu..dan menemukan titik telaknya tadi.. sahaya mendapat kontak dari seorang teman lama.. sudah hampir 8 tahun tidak ada kabarnya… kontak di sms.. di lanjut ke telepon..sambung nanya kabar teman teman lain.. dari 5 yang di tanyakan.. 4 orang jadi PNS.. terhenyak sahaya..
tak satupun jadi pengusaha…
berbeda ceritanya jika itu kabar dari teman teman satu jurusan.. karena teman di jurusan memang sudah di arahkan untuk menjadi pegawai negeri sipil di berbagai instansi.
kami dulu adalah para aktivis di koperasi mahasiswa ugm..dengan idealisme yang besar untuk menjadi orang yang bebas.. dan membuka lapangan kerja.. tapi itulah.. jaman sudah berubah.. keadaan sudah berganti..
tuntutan aman.. mungkin..desakan keluarga.. bisa jadi..
mungkin PNS adalah posisi paling aman saat ini.. mungkin saja.
beberapa waktu yang lalu.. jangankan jadi PNS.. kerja di perusahaan swasta saja tidak menarik minat sahaya..apalagi ketika menjadi mitra..pihak ketiga bagi kegiatan kegiatan di pemerintahan.. muak rasanya dengan kondisi yang ada..melihat kinerja dan tata cara mereka dalam memperkaya diri..
tapi jaman berubah.. kondisi dan tuntutannya pun berubah
sahaya tengah di persimpangan..harus mengalahkan ego tentang kebebasan..bekerja.. adalah pilihan yang nampaknya harus di ambil.. karena aneka tuntutan.. umur.. aneka rencana ke depan..yah.. semoga bisa bekerja di perusahaan yang baik.. memberi kesempatan untuk maju.. godaan untuk menempati posisi di pemerintahan pun kadang datang.. tapi entah lah..ketika teman teman lain yang sudah pada merasa kesempitan telah pergi.. lucu rasanya sahaya justru bergabung ke sana.. tapi sekali lagi.. entahlah..nikmati saja perjalanannya.. dan persimpangannya..