pulau bulang
rasanya seperti ikut jejak petualang di televisi.. menyeberang batam menuju salah satu pulau kecil..naik kapal pancung.. weeeeng.. suara mesin bergerak.. para manusia tower dan peralatannya menyeberang .. untuk mendirikan sarana komunikasi di pulau sunyi itu.. agar pulau itu tak lagi menyendiri..
tak ada warung,… tak ada tv.. tak ada listrik.. hanya ada diesel..itupun untuk beberapa jam setiap hari.. pantas saja… tak ada camat dan lurah yang mau tinggal di pulau ini..meskipun rumah dinas megah di sediakan.. mereka lebih suka pulang pergi ke batam.. atau kalau perlu membuat kantor bayangan di batam
jadilah sahaya bersunyi sunyi di pulau ini.. dimana mana.. sepi.. sesenyap ruang meditasi..kontras nian dengan kondisi di jakarta.. disini terasa benar makna berkhidmat kepada masyarakat.. mengabdi kepada kepentingan orang orang pulau ini..agar keperluan keperluan mereka mudah dan cepat terlayani… aha.. tersanjung rasanya sahaya.. menjadi bagian dari percepatan ini..
entah kenapa.. senang rasanya sahaya di pulau pulau ini..tak terbersit pikiran utk buru buru pulang ke jakarta.apalagi melihat sukses kawan kawan lama di sini..