ujian
waktu bapak dalam kondisi sakit keras… seorang tetangga mengingatkan.. rawat bapakmu dengan baik.. agar nanti tak ada sesal ketika terjadi sesuatu yang tidak di harapkan..
nasihat itu di jalankan.. setiap ada waktu untuk pulang.. aku sempatkan untuk melakukan hal yang terbaik bagi bapakku.. ketika bapak berpulang.. dengan kepala tegak aku antarkan jasadnya ke pemakaman..aku sudah menunaikan kewajibanku sebagai anak.. meskipun tak akan pernah cukup itu menjadi balas atas semua cinta dan kasihnya selama hidup.
setidaknya aku sudah berusaha untuk membalas cinta dengan cinta.. sebesar yang aku punya.
itu adalah salah satu ujian dalam hidupku..dan aku cukup berhasil melewatinya.
sekarang kembali aku di uji.. Allah menguji dengan hal yang hampir sama..mencobaku dengan membandingkan.. mana yang lebih aku cinta.. cinta manusiawi.. atau cinta abadi..
sesak.. perih.. sedih..tapi itu kemarin.. saat ini semua lebih tertata
aku sudah lakukan semua hal yang terbaik yang aku bisa.. semua yang sudah terjadi adalah masa lalu.. saat inilah hidupku berada..cintai orang yang di cinta.. saat ini juga.. karena belum tentu esok ada waktu atau kesempatan tersedia.
hidup adalah saat ini.. masa lalu adalah referensi.. masa depan belumlah pasti..namun yakini bahwa yang indahlah yang akan terjadi.
dalam sakitnya rasa.. syahadat aku ucapkan.. semangat aku bulatkan..inilah ujian..sarana semua ilmu di praktekkan.. apakah ilmu ilmu yang selama ini aku dapatkan.. hanya sekedar pengetahuan.. ataukah terapan.. akan teruji di sini.
memberi= berbahagia.. menuntut = kecewa..itu saja.. memberilah..dan tersenyumlah.
saatnya mempraktekkan kata kata yang selama ini mudah di ucapkan untuk di nasihatkan kepada orang lain.
tidak ada yang hilang di dunia ini.. yakini.. semua akan kembali
yakin.. percaya diri.. selamat..
hidup adalah saat ini.. cintai.. beri.. dan berbahagia.. saat ini juga