doa dan roti
Apabila kalbu telah mendengar doa.. maka berarti Allah telah mendengarnya, kalbu adalah wadah manunggalnya cinta, ruang bathin maha luas tempat Dia selalu ada, doa membimbing kita menuju pintu kalbu, dengan pasrah pada kehendakNYA, kita mengakui keberadaanya di balik pintu itu, kita membiarkan cinta berjalan sesuai dengan kemauannya.rumi menuturkan kisah tentang bagaimana DIA menunda jawaban permohonan orang orang yang betul betul di cintaiNYa. sementara doa yang lain dia jawab segera
jika dua orang, satu tua dan yang lain muda nan tampan, datang ke toko roti, sementara pembuat rotinya adalah seorang pengagum laki laki muda, dan mereka berdua meminta roti, maka sang pembuat roti akan segera memberikan roti yang ada di tangannya pada si laki laki tua, akan tetapi pada si pria muda, dia akan mengatakan : tunggulah dan duduklah sebentar, ada roti yang sedang di panggang di rumah.. hampir selesai !
dan ketika roti panas itu di hamparkan, pembuat roti berkata : jangan pergi !.. sebentar lagi halvahnya siap !
jadi dia menemukan cara untuk menahan pemuda itu
belum tentu orang yang lebih cepat di kabulkan doanya.. adalah orang yang lebih di cintaiNYA
bukan hanya yang dahaga yang mencari air
Air juga mencari orang yang dahaga
( jalaluddin rumi )