Archive for November, 2005


suwung..

suwung nanging isi..begitu kata beberapa orang menyikapi sebuah fenomena (psikologis ).. saya tulis dalam tanda kurung,karena saya tidak tahu apakah itu benar adanya.

blog kan bukan wahana ilmiah.. jadi boleh boleh saja kan berkomentar..atau berpendapat?

ya.. dalam beberapa hari ini .. mungkin satu kebetulan.. atau satu anugerah dari Rabb.. saya menemukan kawan yang banyak membantu dalam perjalanan bathin..mencoba mengenali diri lebih dalam.. setelah terlalu banyak berkutat dalam pemenuhan kebutuhan badani..rasa haus dari jiwa yang selama ini tidak mendapat perhatian yang cukup.. mulai muncul..

berbicara tentang spiritual…mencari.. dan mencari… apa yang di cari.. entah..terkadang bingung juga… pekerjaan keseharian pun masih menumpuk .. kewajiban kewajiban belum terselesaikan.. namun panggilan ini sungguh mengasikkan.apa yang selama ini di ingkari.. ternyata menemukan jalannya untuk bangkit ….

suwung nanging isi.. kelihatan kosong melompong namun sebenarnya memiliki kandungan isi yang sangat dalam.. yang hanya bisa di lihat juga oleh orang orang yang memiliki isi.. atau pernah mengalami hal yang sama.. apakah itu yang sedang terjadi padaku..dalam keseharian.. semoga kewarasan masih nampak..

kenapa aku punya kemampuan kemampuan seperti itu.. dan kenapa ketika aku membutuhkannya hal itu tidak sedikitpun muncul dan membantu.. pusing..

tapi .. ya sudahlah.. itu semua harus di syukuri..sebagai pemberian gratis.. hanya saja kadang heran juga.. begitu banyak orang yang ingin belajar.. dengan segala daya dan cara.. bahkan kadang sampai tertipu berjuta juta.. hanya untuk mendapatkan sesuatu yang menurutku malah kadang mengganggu..

dan akhir akhir ini.. aku juga terlalu banyak mengurusi orang lain.. urusan urusan yang sebenarnya tidak terlalu perlu..terlalu banyak berpaling.. terlalu banyak menuruti kehendak kehendak sesaat.. bantu aku.. untuk tetap di jalanku..dan lepas dari bayang bayangmu..

cape?.. rehat..

paranggupito .. suatu siang

kali ini blog akan di buat ala laporan perjalanan tim ekspedisi yang lagi ngetrend di televisi dan media cetak. hanya saja jika ada kesalahan dalam pengaturan 5 W dan 1 H,mohon di maafkan, hanya wartawan gadungan ( red )

kentingan ,NP Post.Selasa 15 November 2005

setelah vakum beberapa bulan, tim ekspedisi Newplanet jelajah nusantara kembali menjalankan aktivitasnya,kali ini tujuan ekspedisi adalah beberapa pantai yang terletak di kawasan selatan kabupaten wonogiri, tepatnya di kecamatan paranggupito, kabupaten wonogiri jawa tengah.

Setelah molor 1 jam dari jadwal yang di tentukan,ekspedisi pun di berangkatkan pada pukul 10.00 WIB, dengan armada 3 sepeda motor, tim ekspedisi berjalan dengan kecepatan sedang melewati bekonang , sukoharjo, dan segera menuju ke wonogiri kota, namun ada sedikit hambatan ketika tim memasuki selogiri, ketika terjadi razia oleh kepolisian setempat, ada salah satu  driver tim yang tidak bisa menunjukkan surat suratnya, sehingga sempat terjadi perdebatan lama, namun akhirnya dengan berbagai lobby,masalah tersebut dapat di selesaikan, dan tinggal menunggu waktu persidangan.

perjalanan berikutnya kembali lancar, dan ketika sampai di wuryantoro, setelah melintasi obyek wisata waduk gajahmungkur,tim berhenti sejenak di tempat pak wiwit,pemilik usaha wahyu putro grup, sekedar untuk ngobrol dan melepaskan penat.dan setelah kepenatan terkurangi, perjalanan segera di lanjutkan kembali.

tim segera meluncur ke selatan , melalui kecamatan eromoko dan pracimantoro, berbelok menuju barat melalui jalan yang lebih kecil. sampailah di simpang kecamatan giritontro, dan mulai di sinilah perjalanan yang lebih mengasyikkan di mulai.dari giritontro, naik ke giribelah,jalan mendaki dengan pepohonan pinus dan jati di kanan kiri di mulai, tikungan dan tanjakan, yang terkadang tajam dan bersebelahan dengan jurang yang curam menjadi tantangan yang menarik bagi para driver yang lebih terbiasa dengan jalanan kota yang lurus.setelah menempuh perjalan kurang lebih 15 kilometer, sampailah tim di pantai pertama, pantai nampu.

akhirnya terwujud juga keinginan yang sudah terpendam lama, begitu kata sebagian besar anggota tim ketika melihat birunya laut ada didepan mata, pantai ini , seperti lazimnya pantai di samudera indonesia. memiliki deburan ombak yang besar. merupakan sebuah teluk dengan dataran sepanjang kurang lebih 300 meter, dengan beberapa batu karang besar di tengah, yang dari jauh terlihat seperti pahatan abstrak.

suasana di nampu lumayan ramai,ada rombongan anak anak kuliahan yang datang beramai ramai, dari nomor kendaraannya, terlihat sebagian besar datang dari kota solo,dan juga nampak beberapa pelajar SMA dari wonogiri dan sekitarnya.selain beberapa pengunjung lokal.hanya saja  karena belum adanya pengelolaan yang jelas dari pemerintah daerah, pantai yang indah ini terlihat kotor dan kumuh.

di sudut kanan pantai ini ada sebuah tebing yang di bawahnya ada tempat yang landai, nyaman untuk dipakai beristirahat , dan cuaca di situ sangat sejuk,sangat kontras dengan cuaca tanpa peneduh yang sangat menyengat, sesi foto foto pun di mulai , hanya saja nyaris terjadi musibah ketika salah satu anggota tim terjatuh dari tebing setelah acara foto foto selesai, berkat kekompakan para anggota yang lain, kecelakaan yang lebih fatal bisa di hindarkan, hanya lecet dan keseleo saja yang di derita oleh salah satu driver tim NP ini.

lewat 1 jam , acara di lanjutkan dengan makan siang di sebuah warung kecil dekat kecamatan paranggupito, acara makan siang yang penuh dengan kelucuan, antara lain karena tidak tersedianya sayur yang mencukupi, sehingga para anggota tim makan seadanya, cukup dengan sambal bawang saja, namun karena lapar dan rasa senang, maka makanan tersebut pun enak di rasakan,.setelah istirahat sejenak dan mengisi bensin dalam jumlah yang cukup, perjalanan menuju pantai kedua di lanjutkan.

pantai kedua adalah pantai sembukan, berjarak 6 kilometer dari kantor kecamatan paranggupito, namun jalan yang di lalui lebih curam, kecil dan rusak di banding jalan menuju pantai nampu, walhasil, tim berjalan dengan kecepatan yang lebih lambat,setelah 15 menit berkendara, sampailah tim di gapura pantai sembukan.

pantai ini lebih kecil teluknya, lebih besar batu batu karangnya, dan jauh lebih dahsyat ombaknya, deburan ombak terdengar sampai ratusan meter, dan tinggi buncahan ombaknya bisa mencapai lebih dari 10 meter.menghasilkan raksasa air yang mengagumkan, tim mencoba mendekat untuk mengambil gambar, dan menyaksikan secara langsung air mengamuk menghantam bukit karang, terbayang seperti apa dahsyatnya tsunami di aceh, ketika yang normal saja seperti itu dahsyatnya, apalagi yang sudah menyebabkan bencana.begitu yang terbersit dalam benak kami.

dan di sebelah pantai sembukan, 500 meter ke barat ada pantai klothok, tempat penyimpanan perahu tempel bantuan dari gubernur jateng tahun 2002,hanya sayang jalan ke pantai ini masih sangat buruk, dan perahu pun dalam keadaan mangkrak, entah kenapa tidak di operasikan seperti tujuannya semula.

dan senja pun datang, pukul 15.00 acara di tutup dengan foto foto di depan patung garuda wisnu kencana di gapura pantai sembukan, setelah itu tim langsung meluncur dengan kecepatan tinggi, kembali ke solo.

celaka?.. atau awal merdeka

pusing.. itu yang di rasakan ketika skema skema kredit dan pendanaan yang di ajukan belum satupun menemui jalan keberhasilan.karena tuntutan untuk penggunaan dana tersebut sudah di depan mata.. sementara bayangan nya pun belum tersedia.. celaka ..

panik?.. jelas.. takut?.. iya..tapi setelah lama .. pasrah juga jadinya..

mungkin memang tidak..atau belum boleh berhutang ..

akan ada cara lain untuk mendapatkan dana..

yang di butuhkan adalah semangat baru untuk tetap mau maju.. menjaga konsentrasi..dan bergerak lebih banyak lagi.. bukankah sudah terlalu banyak waktu habis untuk berhenti?

dan setelah kepasrahan itu datang.. kembali bisa nyenyak tidur ini.. terasa bagai nyenyaknya tidur bayi di ayunan..damai..

meskipun masalah belum selesai

selalu ada jalan bukan?.. tidak bisa masalah selesai dengan kepanikan.

mungkin yang terpikir di benak adalah.. celaka.. kenapa dana itu tidak turun..

namun siapa tau justru itu adalah awal dari merdeka.. bebas dari kewajiban kewajiban yang memusingkan setiap bulan..

liat aja lah nanti..serahkan semua kepada sang pemilik rahasia..

lebaran

lebaran.. liburan

solo.. jogja.. magelang.. dan fikiran sebagian di jakarta

solo.. jogja.. magelang.. dan kembali ke solo

sepertiga bulan di lewatkan dalam masa liburan lebaran.. banyak hal yang aku dapatkan..selain banyak pula yang harus di keluarkan.

ketemu sodara sodara yang sudah lama tidak jumpa.. atau tak saling kenal lagi

berbagi informasi terkini tentang hal hal yang aku tak mengerti

jadi tukang batu.. tukang pel.. tukang pijat dan tukang kerokan

menggunakan logat magelang lagi selama beberapa waktu.. ternyata bisa./

menggunakan linux sebagai OS untuk berinternet .. terpaksa.. karena berhari hari hanya BINA net magelang yang buka

merasakan menjadi bujang lapuk belum sukses yang kesepian.. berhari hari bengong atau mengukur jalanan.. memperhatikan orang orang yang antri mengisi BBM yang biarpun mahal tetap jadi sasaran pembelian.

tau kalo ada (lagi ) tetangga yang terpaksa di kawinkan karena kecelakaan duluan

tau kalo ada sepupu yang ketipu medical sampe angka juta yang puluhan

ketemu para mantan temen kuliah.. kebanyakan sudah berbuntut. atau yang masih bujangan.. yang udah jadi bos.. atasan.. atau yang masih sibuk berburu pekerjaan

yang udah mapan tapi masih bingung cari pendamping..atau yang udah berani tapi belom ada yang mau..atau yang bingung dua duanya.. mapan belom.. yang mau ga ada.. celaka

balik ke solo.. entah kenapa.. baru kali ini aku merasa tidak homy di sini

apakah karena belahan jiwa nun jauh ada di sana

sehingga hijrah pun terasa jadi panggilan asa

tenang.. masih banyak yang harus di kerjakan..

beresin berbagai urusan..

bangun roda dan kaki ekonomi yang bisa berjalan sendiri..

dan awasi

baru bole kemana mana..

betul ?

jogjakarta..

malam jogja

segar sekali rasanya jalan jalan di lengangnya jogja seperti saat ini..lengang,karena sebagian besar penghuni yang biasa memacetkannya..para mahasiswa.sedang sibuk bersiap sungkem berbagi maaf di kampung halamannya, seperti juga yang akan aku lakukan di magelang sana.

jogja yang sudah sangat sangat berbeda

lebih indah.. lebih ramai.. lebih komplet.. lebih mewah..mmm

semoga dia tidak kehilangan kecerdasan dan keramahannya..

entah kenapa aku merasa mulai bosan dengan solo.. apakah karena sebentar lagi aku akan sendirian di sana?

5 tahun sudah kota ini aku tinggalkan..dulu 5 tahun pula aku menetap di sini.. mengukir berbagai kenangan..belajar berbagai ilmu dan mengasah wawasan.. memang belum banyak yang bisa aku torehkan kemudian..

kalau harta yang jadi patokan sukses.. aku bukan apa apa

atau belom apa apa

yang penting.. keikhlasan terjaga.. mau jadi apapun.. punya apapun.. seperti apapun.. ikhlas ada..

karena mencintai itu membahagiakan.. dan selalu memberi itu membersihkan hati..

kemarin aku sempat menangis..ketika lia berangkat ke jakarta.. ada rasa kehilangan yang dalam.. ketakutan akan kesendirian.. mungkin seperti itu juga yang di rasakan killa.. dulu beberapa tahun yang lalu.. ketika aku pergi dari sana,

tapi sekarang semua berangsur normal..semua harus di hadapi dengan tegar..

selama ada asa.. selalu ada jalan terbuka..

minal aidzin wal faidzin..