Lubang paku

dari beberapa sumber, sebuah cerita yang menggugah hati.. terutama untuk para pemarah seperti sahaya..

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Untuk mengurangi kebiasaan marah sang anak, ayahnya memberikan sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang setiap kali dia marah…

Hari pertama anak itu telah memakukan 48 paku ke pagar setiap kali dia marah … Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku ke pagar.

Akhirnya tibalah hari dimana anak tersebut merasa sama sekali bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya. Dia memberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang kemudian mengusulkan agar dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana bisa meminta maaf pada orang-orang yang telah dimarahinya.

Hari-hari berlalu dan anak laki-laki itu akhirnya memberitahu ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya. Lalu sang ayah menuntun anaknya ke pagar. “Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi, lihatlah lubang-lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya.” Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. Kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini … di hati orang lain.

Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang, lalu mencabut pisau itu … Tetapi tidak peduli beberapa kali kamu minta maaf, luka itu akan tetap ada … dan luka karena kata-kata kadang lebih buruk dibandingkan dengan luka fisik …”

pemain cadangan

dalam sebuah acara di televisi, Pak Amien rais menyebut dirinya seperti seorang pemain cadangan yang rajin berlatih.. jadi ketika manajer menunjuknya untuk bermain
dia siap.. dan akan bermain dengan baik.
sahaya bukan lagi pendukung pak amien, bukan pula pendukung partainya, bahkan sahaya pun ngga tau pasti apakah pak amien ngerti tentang sepakbola..
tapi ada satu hal yang sahaya catat.. bahwa itu adalah sebuah jawaban yang cerdas.. dan sahaya sedang mengalaminya :) Tangan Gaib yang tak terlihat tengah..atau telah membawa sahaya pada sebuah kondisi yang mirip..seperti halnya sebuah pertandingan sepakbola yang sedang bermain..
sahaya adalah seorang pemain cadangan.. entah posisinya apa sahaya juga tidak tahu..jadi idaman bagi setiap pemain untuk selalu di mainkan oleh pelatih.. dan bermian maksimal

pertandingan tengah berlangsung seru..dan pemain utama tengah mengalami masalah.. bisa karena cidera. atau kartu kuning yang di terimanya..dan seperti lazimnya sebuah pertandinga
posisi pemain cadangan untuk setiap pertandingan pasti ada beberapa..tidak menjadi soal bahwa pemain depan pun bisa di gantikan oleh pemain cadangan dgn posisi bertahan.. yang penting jumlahnya 11 orang.
apakah sang pemain utama itu bisa memainkan pertandingannya sampai akhir waktu.. itu akan di lihat dari performanya.. jika cideranya tidak parah..atau jika dia bisa membuat dirinya kembali menjadi pemain penting
meskipun telah mengantongi kartu kuning..maka bolehlah sang manajer tetap menggunakan jasanya..dan pemain cadangan.. tetaplah pemain cadangan..menunggu sampai akhir pertandingan.. atau memutuskan untuk memilih klub lain
yang bisa menjadikannya pemain reguler..

sahayalah pemain cadangan itu saat ini.. tekun mengawasi jalannya pertandingan..sambil terus melakukan pemanasan.. berlatih dengan baik.. sehingga ketika sang tangan gaib manajer pertandingan hidup ini memutuskan
bahwa sahaya harus turun ke lapangan.. dengan semua resikonya..menjadi pemain yang blunder karena membiarkan lawan mencetak gol.. di tabrak oleh bek lawan sampai kesakitan.. atau justru menjadi pahlawan dengan mencetak gol kemenangan
itu adalah urusan nanti..tentu menjadi keinginan sahaya sebagai pemain untuk bermain.. tapi menjadi hak sang manajer untuk menentukan.. siapa yang layak dia mainkan :)
kembali teringat kata kata mutiara lama

hidup adalah seperti bendera perang.. ada kalanya kumal dan kusam.. ada kalanya terang membawa aroma kemenangan.. namun apapun bentuknya.. dia harus di panggul.. di tegakkan.. dan di kibarkan
salam

mozaik senyuman

karena seseorang telah membaca tulisan tulisan di blog sahaya. maka sahaya pun tergoda untuk kembali membacanya..
tulisan tulisan lama.. sejak sahaya masih tinggal di solo..rekaman aneka peristiwa.. yang mungkin tidak lagi jujur dan utuh terekam seperti layaknya arsip,
selalu ada polesan, atau pengurangan, agar telihat lebih indah dan tertata..
namun setidaknya.. selalu ada kejujuran dalam tulisan itu..mungkin tidak banyak.. tetapi ada…

dan itu yang menjadi pembangkit kenangan.. bahwa pernah terjadi hal hal yang mungkin sekarang sudah di lupakan..hal hal kecil.. tapi menorehkan pemahaman.. atau pengalaman indah
itulah fragmen kehidupan.. sebagian hijau berseri.. sebagian centang perenang.. tapi ketika itu terbingkai dalam mozaik senyuman.. maka yang terucap adalah syukur..
bahwa Tuhan telah memberi cahayaNya.. yang terkadang saya tutupi dengan ego sahaya.. Tuhan telah mengangkat kesadaran sahaya.. biarpun karena dorongan aneka nafsu..
sahaya masih suka bermain main dengan lumpurNya jua :)
segala sesuatu adalah kepunyaanNya.. baik.. buruk.. gelap.. cahaya.. mana yang mau di jadikan teman..itu adalah  pilihan

Salam Cinta

AAB

mengapa harus ( malas ) pergi ke dokter

Dalam beberapa bulan terakhir ini, ke dokter adalah agenda yang perlu saya ambil hampir setiap bulan,pusing, mencret, flu, atau beberapa penyakit lain adalah embel embel yang jadi alasan perjalanan..hahaha.. memang sakit beneran sebetulnya, tapi dengan istirahat yang cukup saja, di tambah sedikit olah nafas atau pijatan ringan, wus wus wus.. bablas angine..

tapi aturan kantor mensyaratkan HARUS ADA SURAT DOKTER..kalo tidak di anggap alpa.. nah loh..

bukannya aku takutt (TBK style ) di potong uang gajikuuu…tapi demi mengikuti prosedur menjadi karyawan yang baik.. maka prosesi pergi ke dokter itupun wajib di taati..padahal duluuu.. selama bertahun tahun.. sangat jarang saya bersinggungan dengan profesi ini..kecuali dengan dokter sableng di bandung itu.. atau menjadi trainer untuk para profesor dokter senior.. (yang gemeteran memegang mouse, dan memilih kabur dengan alasan ada operasi mendadak )

saya pernah beberapa kali mengalami kekecewaan dengan dokter,tentu tidak semua dokter seperti itu, ini mungkin hanya segelintir dari yang banyak.. yaitu dengan cara mereka menganalisa dan menetapkan jenis penyakit..sudah jelas kuping saya yang bermasalah , dan waktu itu masalahnya lumayan berat.. eh mudah saja pak dokternya bilang itu flu..hanya flu.. flu kok sampai 5 tahun belum sembuh total..

tapi dari situlah saya jadi belajar sendiri.. mengobati diri sendiri.. mengenali aneka cara.. metode.. dan sarana untuk mendapatkan kesembuhan dari aneka penyakit yang di derita.. dalam perjalanan pencarian tersebut.. tak jarang saya berjumpa dengan para dokter yang mungkin juga kurang percaya diri dengan disiplin ilmu mereka.. atau entah karena sebab apa yang saya tidak tahu.. belajar dan mempelajari hal yang sangat berbeda.. dengan tujuan yang sama.. penyembuhan..

dua bulan yang lalu.. saya di bentak oleh seorang dokter.. mungkin karena saya memanggilnya pak.. dan membantah apa yang dia tanyakan.. mungkin sudah menjadi satu paket.. bahwa ketika ada sakit A.. pasti keluhannya B,C, dan D,ketika salah satu tidak ada, atau keluhannya ternyata F, maka pasienlah yang salah.

dari situ saya belajar… bahwa saya harus memanggil dokter dengan sebutan dok.. dan mengiyakan apa yang dia tanyakan.. agar dia senang.. hehe.. menyenangkan orang lain kan ibadah.. kadang terbersit pikiran nakal juga..secara saya juga dokter (komputer ),kadang menggunakan bahasa yang rumit untuk membodohi user, atau menjawab pertanyaan yang tidak jelas saya kuasai sebenarnya, tapi tentu tidak, itu fikiran yang salah, qualifikasinya berbeda, sekolahnya berbeda, sertifikasinya berbeda.

tapi ketika malem ini… dokter mengatakan ada gangguan pada jantung saya.. saya mau tertawa.. hehehe.. jelas jelas ini masalah di pencernaan..sebelum periksa saya sudah googling… dan mendapat beberapa penjelasan yang lebih masuk akal.. obat obat yang saya terima pun vitamin dan obat maag..untung saya orang yang melek teknologi…jadi saya tidak perlu jantungan beneran karena pernyataan sang dokter :)
whatever.. terima kasih dok.. atas vitaminnya.. dan atas surat dokternya :)
salam

NB : tulisan ini tidak mencerminkan ketidakpercayaan pada profesi dokter, hanya refleksi dari beberapa hal nyata yang di alami.penulis tetap memberikan hormat dan respek terhadap profesi dan keilmuan kedokteran barat.

arswendo memang tolol

menulis lagi.. setelah sekian lama berhenti..
arswendo itu tolol
memang dia itu tolol… dan dia tidak akan marah ketika saya mengatakannya…
karena dia tau.. pasti tau.. apa maksud saya

Dia adalah seorang jenius.. sangat sangat jenius
yang bisa mengurai berbagai hal rumit.. dengan dialog dialog singkat..
membingungkan..

tapi juga mencerahkan..

kenapa begitu..
karena begini.. mungkin jawab yang bisa dia sampaikan.. melalui tokoh bong.. yang saya baca dalam buku 3 cinta satu pria
jujur… saya bisa terbengong bengong ketika membaca paragraf demi paragrafnya..
kadang bosen… tapi juga membuat penasaran..
ini adalah salah satu novel yang terlama pernah saya baca..

terkadang saya berpikir…bahwa tokoh bong itu saya…sama karena pandirnya..
apakah saya sejujur dia ?
ataukah karena alasan yang seperti dia juga.. karena saya juga belum menikah sampai sekarang..
ya ga tau..

membaca buku ini… berusaha untuk jujur lagi
buku buku yang katanya di buat untuk membangun spiritual…
lewat dengan sendirinya..
jauh di belakang… jauh sekali

pembangun jiwa katanya ..
entah jiwa yang mana

sejenak saya terlupa…. tentang laptop yang minum susu.. tentang berbagai target perusahaan..tentang aneka hal yang bersifat teknis.. teknik..
sejenak saya terbang… menikmati apa saja yang ada di dekat saya

merasakan kebebasan yang bong miliki… menjadi dia yang tidak di ikat dan tidak terikat dengan apapun..
apa ada ya yang gendeng kayak gitu..

apa bener arswendo memang tolol
rasa rasanya iya

tolol.. karena dengan dialog dialog yang singkat
telah menyadarkan betapa pandirnya saya..
yang kadang telah merasa tau…
padahal saya tidak tau..

apakah arswendo seorang sufi..
padahal dia pernah di cap menghujat nabi..
ataukah karena itulah dia menempuh jalan sunyi..

apakah sufi selalu putih
adakah pencerahan di dapat melalui jalan yang tidak religius..
saya tidak tau.. apakah arswendo seorang religius
entah.. dia putih atau merah
tapi ada pencerahan yang telah dia peroleh
dan dia pancarkan melalui novel novelnya..

tapi tetap saja dia seorang yang tolol
karena telah mencerahkan dengan dialog dialog yang singkat dan membingungkan..

(baca ) tolol = jenius
terima kasih mas wendo.. atas pencerahannya..
dan mohon maaf… jika ada yang kurang berkenan karena tulisan saya..
bagi saya.. kedatangan sampean lewat tulisan… adalah mudiknya pak Guru
yang membangun kerontangnya jiwa saya ..

tulisan ini di dedikasikan untuk mas arif kuping.. seorang sastrawan dari semarang..
yang kadang menyadarkan bahwa sastra juga kebutuhan..
yang saya musuhi karena mengkategorikan entertainment sebagai wartawan
selamat.. anda telah mendapat PHK di hari pahlawan..
semoga itu jalan untuk memperoleh kebebasan kembali..

pesona fajar

Bangun di sepertiga malam yang terakhir.. berkontemplasi.. merenung.. berbahasa dengan Dzat yang menguasai hati dan diri..

sunyinya penghujung malam.. membawa jiwa kepada ketenangannya.. hati tergetar..merindukan sang Mahacinta tanpa rekayasa..

jarang sekali sahaya.. dan mungkin juga para insan lainnya.. terjaga dari lelap tidurnya .. mengakhiri malam dan menjelang sang fajar dengan mata terbuka..selama ini bagi sahaya.. lebih banyak ketika terjaga di waktu waktu itu.. lebih karena panggilan syahwati dunia semata.. bukan karena panggilan cinta yang memanggil cintaNya..

Syahdu.. sendu.. hening.. bening.. mungkin karena itulah banyak lagu indah tercipta waktu malam..waktu yang di muliakan banyak manusia yang khusyu berjalan kepadaNya..

dan sebentar lagi terang menjelang.. sang fajar mulai menunjukkan kekuasaannya..hal ini terjadi setiap hari.. terbebaskan kepada kita.. untuk mengambil atau mengabaikan.. kesempatan untuk menikmatinya..

pamulang,mei 2008

siapa menghibur siapa

pulang kerja…terdengar suara berisik dari televisi.. seorang presenter kondang dan konco konconnya sedang berteriak teriak..acara tv norak berjam jam..acara tv sakti.. kritik menggonggong acara berlalu..guyon guyon yang kadang kasar dan di paksakan.. mengeksplorasi bahan yang dangkal dan pas pasan.. kadang terpikir.. sebenernya mereka menghibur orang lain atau menghibur dirinya sendiri..
jadi sebenernya televisi itu media untuk apa dan siapa ya :)

pencerahan

dalam sebuah kesempatan.. PYM Guru Haris Suhyar menerangkan tentang
pencerahan, pencerahan itu antara lain, pencerahan luar ( fisik ),
pencerahan bathin , serta pencerahan luar dan dalam.

ketika orang
memanjakan dirinya di salon, merawat kulit, wajah dan rambutnya
misalnya. maka yang terjadi adalah pencerahan luar.akan terjadi
peningkatan kecerahan jasad.kecantikan , ketampanan, serta aneka kesan
yang langsung di tangkap panca indera.

ketika orang melakukan
berbagai olah spiritual, dan mendapatkan Nur dari Illahi. hatinya
menjadi bersih dan terang.. serta tenang.. maka pencerahan bathin telah
di dapatkan.. hal hal yang tadinya di lihat atau di rasakan gelap..
menjadi jauh lebih indah dan terang benderang.

pencerahan luar
tidak selalu di imbangi oleh pencerahan di dalam.tapi pencerahan di
dalam pasti memberikan dampak bagi jasad,bagi yang telah mencapai
pencerahan paripurna, kulit , wajah, serta hal hal yang nampak secara
ragawi akan jauh lebih indah. mata akan jauh lebih sejuk terlihat,
kulit akan lebih bersih dan terang.ini yang dulu saya dengar ketika
pertama kali ikut inisiasi reiki, bahwa reiki bisa memberikan efek pada
cerahnya kulit .proses itu tidak serta merta terjadi. dan pencerahan
terjadi bukan karena reiki nya, tapi karena telah cerahnya jiwa yang
ada di dalam jasad.

setidaknya, pencerahan di dalam di dahulukan, kalau punya cukup uang. di tambah dengan pencerahan luar dari salon, hehe

 

 

 

 

untuk yang teraniaya

Bukankah setiap insan
berhak tuk berlaku
menuruti kata di hatinya
dan jiwa merdeka

( bentuk protes terhadap kesewenang wenangan yang di alami oleh jammaah ahmadiyah indonesia )

Guru Bangsa (t )

Cak Nur telah tiada.. Amien Rais sudah kembali ke bulaksumur.. Gus Dur sibuk dengan perselisihan di partainya.. habibie telah jauh di jerman sana.. para tokoh lain sibuk dengan urusan urusannya masing masing.. satu persatu para figur yang di harap menjadi Guru Bangsa telah jauh dari kualifikasi tersebut, namun tak mengapa.. bangsa indonesia telah menemukan Guru bangsa yang baru.. Guru Bangsa itu mudah di jumpai kapanpun.. di manapun.. dengan mudah dan murah.. tak terkendala oleh jarak dan waktu.
Guru Bangsa itu bernama televisi..
Televisi lah yang mengajar anak anak bangsa ini untuk mengatur cara berpakaian.. cara berdandan.. cara bersopan..cara bertikai dengan saudaranya demi warisan.. cara menyingkirkan lawan dalam persaingan mendapatkan pasangan,cara menelanjangi nasib orang.. televisi pulalah yang mengajar mistik dan aneka kebohongan.. kriminal dan aneka kekerasan.. tindak cabul dan amoral.. serta banyak hal lain..
banyak kebiasaan yang kurang baik yang di benarkan.. bukan kebenaran yang di biasakan..televisi mengambil peran yang sangat besar.. ketika membawa para remaja dan orang tuanya berbondong bondong mengejar profesi keartisan.. glamouritas dan gaya hidup serba instan..televisi juga berperan dalam mendidik generasi goblok yang tidak dalam dalam menganalisa persoalan.. hanya hura hura dan cengengesan..
tidak semua produk dan program televisi buruk.. ada sisi baiknya.. namun itu hanya minoritas adanya.. dan itupun tak laku di mata pemirsa..
Selamat datang Guru Bangsa ( yang tidak mendidik ).. selamat berkarya..